.
BATAM-Kliksuara.com // Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti keluarga besar Lapas Batam atas berpulangnya salah satu petugas terbaiknya, Joko Ariarso. Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada institusi pemasyarakatan, Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, memimpin langsung prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat dan penuh penghormatan.
Prosesi pemakaman turut dihadiri jajaran pejabat manajerial, pegawai Lapas Batam, keluarga besar almarhum, serta kerabat dan sahabat yang datang mengantarkan kepergian almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir. Kehadiran seluruh pihak menjadi simbol solidaritas, rasa kehilangan, sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Kalapas Batam Yosafat Rizanto menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, tanggung jawab besar, serta loyalitas dalam menjalankan tugas negara.
“Pada hari ini kita kehilangan salah satu rekan terbaik yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk kemajuan organisasi. Atas nama keluarga besar Lapas Batam, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkapnya.
Kepergian Joko Ariarso meninggalkan luka dan duka mendalam bagi keluarga besar Lapas Batam. Namun semangat pengabdian, ketulusan, dan keteladanan yang diwariskan almarhum diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Prosesi penghormatan terakhir tersebut berlangsung penuh khidmat, menjadi bukti bahwa dedikasi dan pengabdian seorang petugas pemasyarakatan tidak pernah dilupakan oleh institusi maupun rekan seperjuangannya.

