Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Sabtu, 20 Juni 2026, Juni 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-20T14:14:08Z

FAST RESPON INDONESIA CENTER KEPRI TURUT BELASUNGKAWA ATAS MUSIBAH KECELAKAAN JEMAAT HKBP TEMBESI INDAH

.

 



BATAM-Kliksuara.com // Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Indah dengan tujuan untuk mengikuti kegiatan doa bersama di Pantai New Melur, Kecamatan Galang, Kota Batam, berubah menjadi musibah duka pada Sabtu (20/6/2026). Mobil Bus Pariwisata yang mengangkut sekitar lebih dari 35 penumpang mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 10.30 WIB. 


Seorang jemaat meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, sementara puluhan korban lainnya masih menjalani pengobatan Intensif.


Perjalanan yang dipenuhi kebersamaan seketika berubah menjadi kepanikan mendalam, saat ketika bus kehilangan kendali di jalur menurun menuju pintu masuk kawasan wisata. Teriakan penumpang Bus terdengar dari dalam kendaraan oleh warga sekitar, masyarakat bersama-sama dengan petugas berupaya menyelamatkan para penumpang yang terjebak di dalam bus.


Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo "kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan pendataan sementara, satu korban meninggal dunia di rumah sakit, satu korban mengalami patah kaki, satu korban mengalami patah tangan, sedangkan korban lainnya masih dalam pendataan dan penanganan medis.Saat ini kami masih melakukan pendataan seluruh korban".Terang Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo. 

 

"Korban dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Puskesmas Rempang Cate, RSUD Embung Fatimah, RS Graha Hermina, RS Awal Bros, dan Rumah Sakit Elisabeth Batam Center. Banyaknya ambulans yang datang dari berbagai wilayah Kota Batam mempercepat proses penyelamatan sehingga seluruh korban dapat segera memperoleh penanganan medis." Ujar Kasat Lantas yang Fast Respon atas Laka Lantas tersebut.


Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, sebelumnya mengatakan fokus utama aparat adalah menyelamatkan seluruh penumpang. Saat dihubungi, ia menyampaikan sedang menuju rumah sakit untuk memantau kondisi korban, sedangkan penanganan di lokasi telah dikoordinasikan oleh Satlantas Polresta Barelang.


Penyelidikan awal mengarah pada dugaan kegagalan Sistem Rem. Berdasarkan keterangan saksi penjaga pintu masuk Pantai New Melur yang telah dimintai keterangan polisi, bus diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun. Kendaraan yang semula hendak berbelok ke kanan terus melaju lurus hingga pengemudi membanting setir sebelum akhirnya bus terguling. Polisi menegaskan dugaan tersebut masih akan dibuktikan melalui pemeriksaan teknis kendaraan.


Saat proses evakuasi menggunakan mobil derek, petugas menemukan kerusakan berat pada kendaraan. Bagian sasis dan karoseri bus patah akibat benturan keras. Kepolisian akan memeriksa kondisi teknis kendaraan, termasuk riwayat uji berkala (KEUR) dan kelengkapan administrasi bus yang diketahui merupakan kendaraan milik perseorangan.


Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan setiap kendaraan angkutan penumpang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Hasil penyelidikan akan menentukan apakah terdapat faktor teknis, kelalaian, atau penyebab lain yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.


Fast Respon Indonesia Center Kepulauan Riau sangat apresiasi atas gerakan cepat dari Sat Lantas Polresta Barelang dan duka yang sangat dalam buat semua jemaat serta keluarga Jemaat HKBP TEMBESI INDAH.


"Kami bangga dan terharu atas gerakan cepat Sat Lantas Polresta Barelang dalam identifikasi dan amankan lokasi TKP kecelakaan. Buat seluruh Jemaat HKBP saudara saya semuanya agar dikuatkan dan diberkati oleh tuhan.Atas musibah ini menjadi penguat iman kita bersama dalam berjuang mencari berkat dari tuhan,Amin !" Ujar Waka FRIC KEPRI HENDRI.


" Ditlantas Polda Kepri harus lakukan penyelidikan dengan Traffic Accident Analysis (TAA) dan 3D scanner untuk merekonstruksi ulang kejadian, kecepatan kendaraan, dan jejak pengereman. Melakukan audit fisik bus dan mencocokkan dokumen kelayakan seperti surat KEUR, STNK,Surat Registrasi Uji Tipe serta yang terpenting Surat Keputusan Rancang Bangun dari mobil yang kecelakaan tersebut ". Terang Hendri dari FRIC


"SRUT dan SKRB adalah sebuah hal yang terpenting hingga terbit KEUR dari mobil tersebut, karena hal ini adalah izin resmi dari Kementerian Perhubungan yang menyatakan rancangan bodi kendaraan (karoseri) telah memenuhi syarat keselamatan dan layak jalan". Tutup Hendri dari Fast Respon Indonesia Center.