Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Senin, 17 Agustus 2026, Agustus 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-17T03:51:23Z
Nias Utara

Jalan Hilila’uso–Banuagea–Fulolo Salo’o Rusak, Pemda Nias Utara Jangan Tutup Mata Warga Desak Penanganan Segera

.


 


NIAS-Kliksuara.com // 17 Agustus 2026. Kondisi ruas jalan menuju Hilila’uso–Desa Banuagea hingga Fulolo Salo’o, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, kembali menjadi sorotan. Jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat tersebut dinilai semakin memprihatinkan, sementara perhatian dan penanganan pemerintah daerah hingga kini belum terlihat secara nyata.


Sorotan terhadap kondisi jalan itu mencuat setelah sebuah video berdurasi 2 menit 46 detik diposting melalui media sosial Facebook oleh akun Emanuelyaaman Gea pada 10 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.


Video tersebut memperlihatkan kondisi ruas jalan yang dinilai mengkhawatirkan. Unggahan itu kemudian mendapat perhatian luas dari masyarakat, ditonton ribuan kali, dikomentari warga, serta dibagikan sebanyak 19 kali. Sejumlah warga bahkan saling mengonfirmasi kondisi dan lokasi kerusakan jalan melalui kolom komentar.


Persoalannya bukan sekadar jalan rusak. Ruas tersebut merupakan akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk untuk bekerja, mengangkut hasil usaha, serta menunjang roda perekonomian warga.


Lebih mengkhawatirkan lagi, kondisi jalan disebut rawan longsor. Jika hujan dengan intensitas tinggi terjadi, kerusakan berpotensi semakin parah dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan maupun memutus akses masyarakat.


Pemerintah daerah tidak semestinya baru bergerak setelah terjadi kecelakaan, longsor besar, atau jalan benar-benar terputus. Pencegahan seharusnya dilakukan sebelum persoalan berubah menjadi bencana dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.


Sebelumnya, persoalan lain juga sempat mengancam keselamatan pengguna jalan, yakni adanya kabel listrik yang melintang di tengah ruas jalan.


Setelah informasi tersebut dikonfirmasi oleh awak media kepada pihak PLN Sektor Tuhemberua, penanganan dilakukan dengan cepat. Kabel yang sebelumnya membahayakan pengguna jalan kini telah ditata sehingga berada dalam kondisi lebih aman.


Respons cepat PLN tersebut patut diapresiasi. Namun, kondisi ini sekaligus menjadi pembanding bahwa ketika informasi masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat, persoalan di lapangan sebenarnya bisa segera ditangani.


Kini masyarakat berharap pola respons serupa juga ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Nias Utara terhadap kondisi badan jalan.


Masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut mendesak pemerintah daerah segera turun ke lapangan dan melakukan pemeriksaan langsung.


“Kami memohon perhatian pemerintah daerah untuk segera mengambil solusi yang tepat. Jalan ini harus selalu dipelihara, jangan sampai dibiarkan begitu saja hingga rusak parah dan terputus sendiri. Apalagi musim hujan sudah di depan mata, longsor bisa terjadi kapan saja dan kami sangat khawatir.”


Desakan warga tersebut seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah. Jalan merupakan infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan, mobilitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, sekaligus perputaran ekonomi di daerah.


Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan janji ketika membutuhkan jalan yang layak.


Pemerintah daerah memiliki kewajiban memastikan infrastruktur yang menjadi akses masyarakat mendapat perhatian sesuai kebutuhan dan tingkat urgensinya.


Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Kliksuara.com belum memperoleh tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Nias Utara maupun instansi teknis terkait mengenai kondisi ruas jalan Hilila’uso–Banuagea–Fulolo Salo’o tersebut.


Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak terkait. Perkembangan informasi akan disampaikan setelah diperoleh tanggapan resmi dari instansi berwenang.


Masyarakat tidak meminta kemewahan. Mereka hanya meminta jalan yang aman untuk dilalui. Pemerintah jangan menunggu kerusakan menjadi bencana baru kemudian turun tangan.


Redaksi: Emanuel Y. G