.
BATAM-Kliksuara.com // Proses keberangkatan MV Dumai Line-3 tujuan Karimun, Rabu (1/7/2026), diwarnai insiden yang memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan boarding. Sejumlah penumpang sempat bersitegang setelah nomor kursi yang tertera pada boarding pass diduga tidak sesuai dengan kondisi di dalam kapal.
Peristiwa bermula ketika seorang penumpang yang memegang boarding pass sesuai nomor kursinya mendapati tempat duduk tersebut telah ditempati penumpang lain. Adu mulut pun tidak dapat dihindari karena masing-masing merasa memiliki hak atas kursi yang sama.
"Ini kan tempat duduk saya, Ibu yang mestinya mencari tempat duduk sesuai tiket," ujar salah seorang penumpang.
Situasi tersebut menarik perhatian penumpang lain yang kemudian berinisiatif memanggil petugas kapal untuk melakukan pemeriksaan.
Setelah tiba di lokasi, petugas meminta seluruh penumpang yang belum mendapatkan tempat duduk sesuai tiket agar menunjukkan boarding pass masing-masing.
"Mana tiketnya, Bu? Ini kan kapal Line 15," ujar petugas saat melakukan pemeriksaan.
Mendengar penjelasan itu, seorang penumpang mengaku dirinya naik ke kapal tersebut karena mengikuti arahan petugas saat proses boarding.
"Saya tadi disuruh petugas naik ke kapal ini dan mencari tempat duduk yang kosong," ungkapnya.
Pernyataan itu memunculkan dugaan bahwa telah terjadi kekeliruan dalam proses pengarahan penumpang sebelum memasuki kapal. Namun hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak operator kapal mengenai penyebab insiden tersebut maupun apakah benar terjadi kesalahan dalam proses boarding.
Setelah dilakukan pengecekan, petugas akhirnya menempatkan kembali penumpang sesuai nomor kursi masing-masing. Sementara penumpang yang diketahui memiliki tiket untuk kapal berbeda, diarahkan di bawah untuk mencari tempat duduk kosong.
Peristiwa tersebut memicu pertanyaan mengenai efektivitas sistem pemeriksaan boarding pass sebelum penumpang memasuki kapal. Pasalnya, apabila setiap tiket telah diverifikasi sejak awal, potensi terjadinya penumpang salah kapal maupun sengketa tempat duduk seharusnya dapat diminimalkan.
Sejumlah penumpang berharap operator melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur boarding, mulai dari pemeriksaan tiket, pengarahan penumpang, hingga pengawasan di pintu masuk kapal. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban, memberikan rasa nyaman kepada penumpang, serta mencegah terulangnya insiden serupa pada keberangkatan berikutnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak operator MV Dumai Line-3 belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun penyebab pasti terjadinya insiden tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait guna memberikan informasi yang berimbang kepada publik.

