Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Selasa, 23 Juni 2026, Juni 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-23T16:57:34Z
Lomboan S.H.

Panas! LBH Lomboan, S.H. Ajak Romo Debat Terbuka Demi Mengungkap Kebenaran

.

 



BATAM-Kliksuara.com // Polemik kasus dugaan intimidasi yang bergulir di lingkungan PAUD Djuwita, Baloi, Batam Centre, terus memanas dan menyita perhatian publik. Kasus yang bermula dari perjuangan seorang ibu membela anaknya yang diduga menjadi korban bullying di lingkungan sekolah tersebut kini berubah menjadi sorotan tajam, setelah sang ibu justru ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Barelang atas dugaan intimidasi, Selasa (23/6/2026).


Penetapan tersangka terhadap ibu yang selama ini disebut berjuang mati-matian demi anaknya itu memunculkan reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk LBH No Viral No Justice melalui Lomboan, S.H., yang secara terbuka menyayangkan munculnya dukungan terhadap proses hukum tersebut dari seorang rohaniawan atau romo yang sebelumnya ikut bersuara di media online.


Menurut Lomboan, persoalan utama dalam kasus ini bukan hanya soal laporan dugaan intimidasi, tetapi bagaimana nasib dan kondisi psikologis anak yang disebut menjadi korban bullying justru terkesan mulai terlupakan di tengah gaduhnya proses hukum yang berkembang.


“Saya sangat menyayangkan sikap seorang rohaniawan yang justru terkesan mendukung penetapan tersangka terhadap ibu korban. Pertanyaannya sekarang, bagaimana tanggapan beliau terhadap anak yang diduga menjadi korban bullying itu? Jangan sampai hati nurani publik kalah oleh narasi hukum semata,” tegas Lomboan dengan nada keras dan penuh tantangan.


Ia menilai kasus ini telah berkembang menjadi perhatian serius masyarakat karena menyangkut rasa keadilan seorang ibu yang berjuang demi anak kandungnya sendiri. Menurutnya, publik saat ini sedang menilai apakah hukum benar-benar hadir untuk melindungi korban, atau justru menjadi tekanan baru bagi pihak yang mencari keadilan.


Tidak berhenti sampai di situ, Lomboan, S.H. secara terbuka juga melontarkan tantangan debat kepada romo yang memberikan tanggapan terkait kasus tersebut. Ia mengaku siap membuka seluruh data, fakta, serta kronologi persoalan yang berkembang di lingkungan sekolah PAUD Djuwita.


“Saya menantang Romo secara terbuka untuk debat terbuka dengan saya. Kita bicara terang-terangan di depan publik. Kita buka fakta dan data sebenarnya. Biar masyarakat melihat siapa yang benar dan siapa yang salah,” ujarnya tegas.


Pernyataan tersebut sontak membuat polemik kasus PAUD Djuwita semakin panas. Publik kini menyoroti dua sisi berbeda dalam perkara ini, yakni proses hukum terhadap dugaan intimidasi serta dugaan bullying terhadap anak usia dini yang disebut menjadi akar persoalan.


LBH No Viral No Justice juga menilai bahwa kasus ini tidak boleh dipandang semata dari aspek formal hukum saja, melainkan harus dilihat dari sisi kemanusiaan dan perlindungan anak. Mereka menegaskan bahwa suara seorang ibu yang membela anaknya tidak seharusnya diposisikan sebagai ancaman sebelum seluruh substansi persoalan benar-benar dibuka secara utuh.


“Jangan sampai publik melihat ada keberanian seorang ibu membela anaknya malah dibalas dengan status tersangka. Ini yang sedang diuji sekarang adalah hati nurani dan rasa keadilan masyarakat,” tambahnya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu respons resmi dari romo terkait tantangan debat terbuka yang disampaikan LBH Lomboan, S.H. mengenai kasus yang kini terus menjadi perhatian publik di Kota Batam tersebut.