.
BATAM-Kliksuara.com // Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas, mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan mempertahankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi program MBG di Kota Batam yang dihadiri ratusan pelajar dari berbagai sekolah dan masyarakat pendukung program tersebut.
Kegiatan yang berlangsung meriah itu diwarnai dengan kehadiran peserta yang membawa berbagai spanduk dan poster berisi dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Para pelajar tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi bagi generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar Anas menyampaikan orasi dari atas mobil di hadapan peserta kegiatan. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji politik sekaligus program unggulan yang ditawarkan Prabowo Subianto kepada masyarakat pada Pemilihan Presiden 2024.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar memberikan makanan kepada anak-anak sekolah. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, masyarakat harus bersama-sama mengawal dan mendukung keberlanjutan program ini,” ujar Anwar Anas dalam orasinya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, hingga masyarakat luas. Ia menilai program MBG memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam menekan angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi momentum untuk menunjukkan dukungan publik terhadap pelaksanaan program yang telah mulai dijalankan pemerintah pusat. Para peserta terlihat mengangkat spanduk bertuliskan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis dan harapan agar program tersebut terus dilanjutkan.
Namun demikian, keterlibatan seorang anggota DPRD dalam kegiatan yang menyerupai aksi demonstrasi atau pawai dukungan di ruang publik turut memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Sejumlah kalangan menilai bahwa keikutsertaan anggota legislatif dalam aksi jalanan berpotensi menimbulkan persoalan etika dan tata kelola pemerintahan.
Pengamat kebijakan publik menilai bahwa anggota DPRD pada dasarnya memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Karena itu, aspirasi maupun dukungan terhadap suatu program pemerintah semestinya dapat disampaikan melalui mekanisme kelembagaan yang tersedia, seperti rapat kerja, rapat dengar pendapat (RDP), forum resmi DPRD, maupun penyampaian rekomendasi kebijakan.
“Sebagai pejabat publik yang memiliki fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan, anggota DPRD seharusnya mengedepankan mekanisme kelembagaan dalam menyampaikan sikap politiknya. Keterlibatan langsung dalam aksi jalanan dapat menimbulkan persepsi yang beragam di masyarakat,” ujar seorang pengamat pemerintahan yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, pendukung kegiatan tersebut berpendapat bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat merupakan bentuk kedekatan dengan konstituen dan upaya menyerap aspirasi secara langsung. Mereka menilai dukungan terhadap program yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat merupakan bagian dari tugas politik seorang wakil rakyat.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Batam menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program yang menyasar peserta didik dan kelompok rentan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas.

