.
Terjadi lagi lambatnya penanganan di Rumah Sakit Mutiara Aini, batu aji, pasien yang mengalami batuk darah, dada sesak, yang masih belum mendapatkan penanganan serius oleh pihak penjaga di rumah sakit.
Kejadian bermula pasien masuk pada hari Senin (16/3/2026) sekitar pukul 20:27 WIB sampai saat ini pukul 21:30 WIB masih belum melakukan penanganan.
Melakukan konfirmasi langsung dari dokter jaga, "kami hanya melakukan penanganan untuk suntik aja," ucapnya.
"Dokter spesialis lagi cuti," tambahnya lagi.
Pasien kelihatan memuntahkan darah, badan lemas, mestinya tidak ada alasan pihak Rumah Sakit untuk tidak melakukan rawat inap atau dengan alasan dokter cuti.
Pentingnya dokter tidak boleh kosong dirumah sakit atau alasan cuti, Layanan kesehatan tidak boleh terhenti karena dokter cuti; manajemen wajib mengatur dokter pengganti.
Jika spesialis tidak ada, pasien rawat inap akan tetap dalam pengawasan dokter umum/dokter jaga ruangan dan perawat yang bertugas 24 jam. Kondisi pasien akan dipantau ketat, dan jika ada kegawatdaruratan, dokter jaga akan menghubungi spesialis yang bertanggung jawab.
Rumah sakit memiliki Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk pengalihan visite dokter spesialis. Dokter spesialis utama mungkin tidak datang, tetapi perawat akan melaporkan kondisi pasien kepada spesialis tersebut via telepon (visite via telepon) untuk tindak lanjut perawatan.
Rawat Inap Tetap Jalan: Selama dokter jaga/spesialis pengganti menilai pasien memerlukan perawatan intensif, pasien tidak akan dipulangkan.
Tim media melakukan konfirmasi langsung sama anggota DPRD Kota Batam Tapis Dabbal Siahaan, S.H. "Sudah saya sampaikan ke manajemen," ucapnya.
Akan terus melakukan konfirmasi ke Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

