Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Kamis, 05 Februari 2026, Februari 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-05T07:38:47Z
Langkat

Terkuak, Dugaan Matinya Ikan Disei Cabang Bengkel Mengerucut ke Pabrik Tebu Kwala Madu

.

 


Langkat-Kliksuara.com // beredar pemberitaan ribuan spesies ikan mati mengapung di sungai bengkel/cabang, Desa Kwala Begumit kec. Stabat kab. Langkat sudah mulai menemui titik terang, berdasarkan infestigasi penelusuran dari dinas lingkungan hidup kabupaten Langkat pada Kamis (5/2/2026) sekira pukul 10.00 WIB. 


Berdasarkan informasi dan keterangan warga tentang adanya aliran limbah yang akibatkan ribuan spesies ikan mati adalah aliran dari pabrik tebu Kwala madu PTPN II yang kini menjadi PTPN I, menurut warga imam" itu sudah sering terjadi apabila panen tebu, saat pabrik buang limbah maka selalu ikan ikan pada keracunan dan mati terapung" ucapnya.


Namun begitu Ilham menuturkan belum pernah ada tanggapan dari instansi terkait untuk menindak lanjuti dan mengambil tindakan tegas atas kejadian ini.


Kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Langkat melalui staf nya Rajianto dkk yang melakukan kroscek monitoring di lapangan menjelaskan kepada wartawan masih dalam penelusuran.


"Ini masih kami telusuri bang di lapangan dan kami masih menuju pabrik pengolahan tebu Kwala madu PTPN untuk memastikan kebenaran saluran limbah berasal," tuturnya.


Dalam hal itu apabila sudah ada kami dapati sumber permasalahan yang akibatkan ikan mati diduga terkena limbah beracun, nanti ya bang apa hasilnya kami lapor ke pak kadis, dan apa langkah yang akan di ambil tentunya kami serahkan kepada pak kadis" sambungnya di dalam telpon.


Harapan warga agar kiranya kejadian ini tidak terulang kembali yang dampaknya pasti sangat banyak pihak yang dirugikan dalam hal pencemaran lingkungan maupun kerusakan ekosistem.


"Kami berharap kepada bapak kepala dinas lingkungan hidup, tindak tegas!!!pelaku usaha yang tidak taat prosedur, agar lingkungan dan masyarakat tidak dirugikan akibat pengusaha nakal," sambung Umar sebagai tokoh lingkungan didesanya.


Adi