Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Senin, 18 Mei 2026, Mei 18, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-11T06:29:48Z
BP BATAM

๐€๐ฆ๐ฌ๐š๐ค๐š๐ซ–๐‹๐ข ๐‚๐ฅ๐š๐ฎ๐๐ข๐š ๐“๐ž๐ ๐š๐ฌ๐ค๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฉ๐ž๐ฆ๐ข๐ฆ๐ฉ๐ข๐ง๐š๐ง ๐’๐š๐ฅ๐ข๐ง๐  ๐Œ๐ž๐ฅ๐ž๐ง๐ ๐ค๐š๐ฉ๐ข ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐š๐ญ๐š๐ฆ

.

 



BATAM-Kliksuara.com // Perbedaan gaya kepemimpinan antara Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra justru dinilai menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan Kota Batam.


Di tengah berbagai tantangan pembangunan, keduanya disebut mampu membangun pola kepemimpinan yang saling menguatkan dan melengkapi, meski memiliki karakter komunikasi yang berbeda.


Amsakar yang telah meniti karier selama 27 tahun di dunia birokrasi dikenal dengan gaya komunikasi yang tenang, sistematis, dan terstruktur. Sementara Li Claudia yang memiliki latar belakang entrepreneur tampil dengan karakter kepemimpinan yang tegas, lugas, serta cepat dalam mengambil keputusan.


Amsakar menilai setiap pemimpin memiliki gaya masing-masing. Namun selama memiliki tujuan yang sama untuk masyarakat, perbedaan tersebut bukan menjadi hambatan dalam pemerintahan.


“Kami komplementer, saling melengkapi dan menutupi kekurangan masing-masing,” ujarnya.


“Yang terpenting bagaimana kebijakan pemerintah bisa berjalan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” lanjutnya.


Kepercayaan Amsakar terhadap Li Claudia juga terlihat saat dirinya dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada 21 Mei 2026 mendatang. Selama menjalankan ibadah, roda pemerintahan Kota Batam akan dipercayakan kepada Li Claudia.


Kekompakan keduanya juga terlihat dalam berbagai agenda pemerintahan. Belum lama ini, Amsakar dan Li Claudia bersama-sama mengajak tokoh masyarakat menjaga suasana kondusif sekaligus mengawal momentum pertumbuhan Batam.


Sinergi kepemimpinan tersebut turut tercermin dari sejumlah capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat meningkat dari 6,69 persen pada 2024 menjadi 6,76 persen pada 2025, sementara angka kemiskinan turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.


Di sektor investasi, realisasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau melampaui target yang ditetapkan. Kota Batam juga berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional sepanjang tahun tersebut.


Memasuki 2026, tren positif investasi terus berlanjut. BP Batam mencatat realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun atau tumbuh 102,85 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.


Angka itu sekaligus menempatkan Batam sebagai penyumbang terbesar investasi di Provinsi Kepulauan Riau dengan kontribusi mencapai 73,5 persen dari total investasi daerah.


Amsakar menegaskan berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, Forkopimda, DPRD hingga masyarakat.


Menurutnya, semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang saling melengkapi harus terus dijaga agar Batam tetap tumbuh sebagai kawasan investasi dan industri unggulan nasional.