Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Kamis, 23 April 2026, April 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-23T13:18:11Z
Pelabuhan Tikussolar kencing

Dugaan Pelabuhan Tikus dan Tempat Solar Kencing Kapal Bebas Beraktivitas

.


 


BATAM-Kliksuara.com // Dugaan maraknya aktivitas "pelabuhan tikus" jalan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar secara tersembunyi kembali terungkap. Lokasi yang diduga menjadi basis operasi tersebut berada di Jalan Dapur 12, Kavling Melati, Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kepulauan Riau.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, area tersebut tertutup rapat dengan pagar seng tinggi, namun aktivitas lalu lintas kendaraan pengangkut solar terus berjalan tanpa adanya tanda nama perusahaan yang jelas atau izin operasional yang terpampang di fasad bangunan, sebagaimana lazimnya badan usaha yang beroperasi secara resmi dan legal.

 

Penelusuran Lapangan

 

Pada Kamis, 23 April 2026, tim media melakukan penelusuran langsung ke titik koordinat yang dimaksud. Dalam pengamatan tersebut, terlihat jelas satu unit truk tangki berwarna biru putih yang bertuliskan "Solar Industri" dengan plat nomor BP 8736 terlihat sedang memasuki area kavling yang berpagar seng hitam tersebut.

 

Kendaraan tersebut masuk tanpa hambatan yang berarti, menunjukkan bahwa aktivitas distribusi maupun penimbunan di lokasi tersebut berjalan rutin dan terorganisir.

 

Keterangan Warga dan Aktivitas Malam Hari

 

Tim juga melakukan konfirmasi kepada sejumlah warga yang bermukim di sekitar area Kavling Melati. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya intensitas lalu lintas kendaraan tangki di lokasi tersebut.

 

"Kalau itu sudah lama pak, setiap hari mobil-mobil besar masuk ke situ. Terkadang aktivitasnya juga dilakukan pada malam hari, masuk ke dalam area tertutup itu," ujar warga saat dikonfirmasi.

 

Lebih lanjut, warga tersebut menyoroti anomali yang terjadi saat ini. Di tengah kelangkaan pasokan solar yang dirasakan masyarakat luas, aktivitas di lokasi tersebut justru terlihat lancar jaya.

 

"Apalagi akhir-akhir ini kan solar susah didapatkan, tapi di sana tetap saja ada kegiatan. Bahkan sering terlihat mobil-mobil itu melakukan pengisian atau istilahnya 'solar kencing' langsung ke kapal-kapal yang bersandar di sekitar situ," tambahnya.

 

Warga juga menyayangkan kondisi ini dan berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwajib. Menurut informasi yang beredar di masyarakat, dugaan praktik ilegal ini diduga melibatkan banyak pihak.

 

"Paling bagus itu pas mobil masuk, langsung digerebek saja. Kami menduga ada banyak oknum yang terlibat dan melindungi aktivitas ini," jelasnya.

 

Peran Media dan Harapan Publik

 

Sebagai fungsi kontrol sosial, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan berimbang. Temuan ini menjadi sorotan publik mengingat pengelolaan BBM adalah hal yang sangat strategis dan diatur ketat oleh undang-undang.

 

Oleh karena itu, masyarakat menuntut keterbukaan informasi dan tindakan nyata dari aparat kepolisian serta instansi penegak hukum lainnya. Keberadaan "Pelabuhan Siluman" yang bersembunyi di balik pagar seng perlu ditindaklanjuti secara hukum untuk memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan maupun perdagangan ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

 

Transparansi dari pihak berwenang dalam menangani kasus ini sangat diperlukan guna membangun kembali kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di daerah.

 

Penulis: N.Z (tim)