Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Selasa, 12 Mei 2026, Mei 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-12T09:54:17Z
Nias Gunungsitoli

Musibah Kebakaran Melanda Alo’oa: Rumah Hangus Dilalap Api, Layanan 110 dan Polri Hadir Memberi Kekuatan

.

 


NIAS-Klisuara.com // Kabar duka menyelimuti warga Dusun I, Desa Tarakhaini, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa. Senin sore (11/5/2026), suasana damai desa itu berubah menjadi cemas saat kobaran api besar terlihat melahap sebuah rumah tinggal milik Bapak MA’ATO ZENDRATO alias Ama Erwin.

 

Namun, di tengah kepanikan warga, harapan dan pertolongan datang dengan cepat. Layanan Panggilan Darurat 110 Polres Nias langsung merespons laporan yang masuk pukul 17.15 WIB. Tanpa menunggu lama, informasi musibah itu langsung disebarkan ke jajaran Polsek Gunungsitoli Alo’oa agar segera bergerak ke lokasi kejadian.


Api yang ganas berhasil menghanguskan bangunan rumah setengah beton itu hingga ludes. Kerugian yang diderita pemilik rumah sangat besar, diperkirakan mencapai Rp50.000.000,- — segudang harta benda dan kenangan yang hilang dalam sekejap mata. Namun, satu hal yang patut disyukuri: seluruh penghuni rumah selamat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

 

Di tengah puing-puing sisa kebakaran, Kapolsek Gunungsitoli Alo’oa, IPDA Poniman Lase, S.I.P., beserta jajarannya terlihat hadir. Bukan hanya untuk mengamankan lokasi dan menyelidiki penyebab kebakaran, tetapi juga untuk menyalurkan rasa duka dan keprihatinan. Kapolsek secara langsung menyerahkan bantuan tali asih, sebuah perhatian kecil yang besar maknanya bagi keluarga yang sedang berduka.

 

"Kami sangat prihatin atas apa yang dialami Bapak Ma’ato dan keluarga. Kami berharap bantuan ini sedikit banyak bisa meringankan beban mereka. Personel kami masih di lokasi untuk menyelidiki akar masalah kebakaran ini, apakah akibat kelalaian atau faktor lain," ujar Plt. Kasi Humas Polres Nias, Aris K. Gulo.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat sekaligus bukti, bahwa layanan darurat 110 hadir bukan sekadar nomor telepon, melainkan sahabat yang siap berlari menolong saat masyarakat sedang dalam bahaya maupun kesusahan. Polri dan masyarakat tetap satu hati, saling menguatkan di segala situasi.