Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Selasa, 24 Maret 2026, Maret 24, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-09T03:13:37Z
PengeroyokanPolsek Sagulung

Dugaan Pengeroyokan Andre di Sagulung, Motif Belum Terungkap, Keluarga Minta Kepastian Hukum

.

 



BATAM-Kliksuara.com // Dugaan tindak pengeroyokan terhadap seorang pria bernama Andre di kawasan Kavling Melati, Dapur 12, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, menyisakan persoalan hukum yang menuntut penanganan serius aparat kepolisian.


Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Sabtu (21/3/2026), sekitar pukul 21.10 WIB, itu disebut berlangsung ketika korban dalam perjalanan pulang usai merayakan Lebaran. Andre mengaku tiba-tiba dikejar sekelompok orang setelah melintas di lokasi yang ramai, sebelum akhirnya mengalami penyerangan.


“Saya lewat, terlihat di jalan ramai, saya menggeber sepeda motor saya, tiba-tiba sekelompok mengejar saya,” ungkap Andre saat menceritakan kejadian yang dialaminya.


Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami sejumlah luka pada bagian wajah, telinga, dan kepala. Kondisi yang disebutkan meliputi bibir pecah, kedua mata memerah dan memar, telinga terluka, pembengkakan di belakang telinga, tulang pipi kanan bengkak, hidung mengeluarkan darah, serta pembengkakan pada bagian kepala.


Usai kejadian, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah untuk mendapatkan penanganan medis.


Laporan Polisi Sudah Dibuat, Keluarga Menuntut Keadilan


Pihak keluarga tidak tinggal diam. Dugaan pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke Polsek Sagulung dengan nomor laporan STTLP/B/68/III/2026/SPKT/Polsek Sagulung/Polresta Barelang/Polda Kepulauan Riau.


Ayah korban berharap laporan tersebut ditindaklanjuti secara serius. Ia meminta agar pihak-pihak yang terbukti terlibat diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.


“Saya berharap pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan apa yang mereka perbuat. Anak saya menjadi korban atas kelakuan mereka,” tegas ayah korban.


Pernyataan keluarga itu menjadi bentuk tuntutan agar dugaan kekerasan yang dialami Andre mendapatkan kejelasan hukum. Namun, pengungkapan perkara tetap harus bertumpu pada keterangan saksi, bukti yang tersedia, hasil pemeriksaan medis, serta penyelidikan aparat kepolisian.


Motif Belum Terungkap, Pengusutan Menjadi Kunci


Hingga informasi ini disusun, motif dan pemicu dugaan pengeroyokan tersebut belum diketahui secara pasti. Identitas orang-orang yang diduga terlibat juga belum terkonfirmasi melalui keterangan resmi kepolisian.


Kondisi tersebut membuat pengusutan menyeluruh menjadi penting. Polisi diharapkan menelusuri kronologi kejadian, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan bukti, serta mengidentifikasi pihak yang diduga melakukan kekerasan.


Kejelasan mengenai awal mula insiden juga diperlukan agar duduk perkara tidak hanya bergantung pada satu versi cerita. Setiap keterangan perlu diuji berdasarkan bukti dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.


Publik berhak mengetahui perkembangan penanganan perkara, sementara korban dan keluarganya berhak memperoleh kepastian mengenai tindak lanjut laporan yang telah disampaikan.


Penegakan Hukum Harus Berdasarkan Bukti


Dugaan kekerasan secara bersama-sama dapat memiliki konsekuensi pidana apabila unsur-unsur tindak pidana yang relevan terbukti terpenuhi. Penentuan pasal yang tepat harus mempertimbangkan waktu kejadian, fakta penyidikan, bentuk kekerasan, serta tingkat akibat yang dialami korban.


Karena peristiwa ini dilaporkan terjadi pada 21 Maret 2026, penerapan ketentuan KUHP yang berlaku pada saat kejadian perlu dipastikan secara cermat oleh aparat penegak hukum.


Pada akhirnya, perkara ini bukan semata-mata mengenai tuntutan keluarga terhadap pihak yang diduga menyerang Andre. Hal terpenting adalah memastikan peristiwa tersebut diusut secara objektif, pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum, dan hak korban mendapatkan perlindungan.


Kliksuara.com akan mengedepankan asas praduga tak bersalah serta membuka ruang bagi pihak kepolisian maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi mengenai perkembangan perkara ini.