.
BATAM-Kliksuara.com // Ada yang berbeda dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Batam tahun ini. Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk menggelar open house secara terpadu dalam satu lokasi—tanpa kemewahan berlebihan.
Kegiatan silaturahmi tersebut akan dipusatkan di Wisma Batam, Sekupang, pada 1 Syawal 1447 H mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan respons langsung atas arahan pemerintah pusat yang mengimbau agar pelaksanaan open house dilakukan secara sederhana dan bijak.
“Kami mendukung penuh arahan tersebut sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat yang masih menghadapi tantangan ekonomi,” ujarnya, Rabu (19/3/2026).
Alih-alih menggelar acara terpisah dan mewah, Pemko dan BP Batam memilih menyatukan kegiatan dalam satu titik. Tujuannya jelas: efisiensi sekaligus menjaga esensi silaturahmi tanpa berlebihan.
Menurut Amsakar, Idulfitri seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, bukan sekadar seremoni.
“Kami ingin tetap membuka ruang kebersamaan dengan masyarakat, namun dengan pelaksanaan yang lebih sederhana,” tambahnya.
Langkah ini sekaligus menjadi refleksi kondisi sosial-ekonomi masyarakat Batam saat ini. Pemerintah ingin menghadirkan suasana Lebaran yang hangat, inklusif, namun tetap membumi.
Meski sederhana, open house ini tetap terbuka bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan jajaran pemerintah. Harapannya, semangat kebersamaan tetap terjaga tanpa harus diwarnai kemewahan.
Dengan konsep baru ini, Batam mengirim pesan kuat: Lebaran bukan soal kemegahan, tapi tentang kebersamaan dan kepedulian. (r)

