Menu Atas


KLIK SUARA.COM
Selasa, 07 April 2026, April 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-08T13:10:14Z
BanuageaMBG

Gemparkan Sekolah MBG Keluar Belatung di SD 078440 Lōlōmbolo Banuagea, Diduga Jadi Sumber Bencana Gizi Bagi Anak Sekolah

.

 


Nias-Kliksuara.com // Sebuah skandal memilukan terungkap di Desa Banuagea, ketika program "Makanan Bergizi Gratis (MBG)" yang seharusnya menyehatkan, justru diduga menyajikan makanan yang tidak pantas disajikan. Siswa SD 078440 Lōlōmboli menjadi korban dugaan kelalaian fatal saat makanan yang mereka terima ditemukan Belatung pada, Selasa (7/4/2026).

 

Informasi yang diterima dari salah satu media sosial, inisial MN, mengungkapkan kronologi kejadian yang terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Makanan terkontaminasi ini disalurkan oleh sebuah dapur MBG yang berlokasi di Desa Banuagea.

 

Kejadian itu menghebohkan satu sekolah dengan suara bising dan mereka juga mengabadikan suatu kejadian, belatung yang gerak-gerak diatas hidangan daging.


Saat dikonfirmasi, seorang guru pengajar di SD 078440 Lōlōmboli dengan tegas membenarkan adanya insiden menjijikkan ini, "Makanan bergizi gratis itu ber-ulat!," ujarnya dengan nada geram, seraya menambahkan bahwa seluruh makanan yang tidak layak itu telah dikembalikan ke dapur penyalur.

 

Pihak sekolah mengaku sangat terkejut dan jijik dengan kondisi makanan tersebut, "Bagaimana mungkin makanan seperti ini diberikan kepada anak-anak kami? Ini sangat tidak layak dan berbahaya untuk dikonsumsi siswa," tegas guru tersebut. Akibatnya, pihak sekolah dengan tegas MENOLAK seluruh pemberian makanan serupa untuk hari-hari berikutnya, demi menjaga kesehatan dan keselamatan anak didiknya.

 

Upaya awak media untuk meminta pertanggungjawaban langsung dari pihak dapur MBG menemui jalan buntu dan terkesan sengaja dihalang-halangi salah seorang karyawan di dapur tersebut hanya berucap singkat sudah aman namun kemudian secara misterius mematikan telepon genggamnya, menghindar dari pertanyaan lebih lanjut mengenai koordinator atau penanggung jawab lapangan.

 

Tak sampai di situ, kepala sekolah yang seharusnya menjadi garda terdepan pelindung siswa, juga tampak sulit dihubungi. Upaya menghubungi via WhatsApp hanya berujung pada pesan yang tak pernah dibalas, meninggalkan tanda tanya besar mengenai respons dan transparansi pihak terkait.

 

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan ini, publik mendesak dan menuntut Badan Gizi Nasional untuk SEGERA melakukan audit menyeluruh terhadap dapur MBG di Desa Banuagea. Klarifikasi dan tindakan tegas harus segera diambil untuk mencegah terulangnya skandal ini, serta memastikan kualitas dan keamanan pangan yang disajikan kepada generasi penerus bangsa! Jangan biarkan program mulia ini ternodai oleh praktik yang membahayakan!

 

Emanuel Y Gea