Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

 border=

Ad Code

 border=

Kinerja Tak Penuhi Standar Operasional, Sejumlah LSM dan Ormas Mengingatkan Satker B2PJN-PPK 35 Kepulauan Nias.

 

Spanduk berisi pernyataan sikap AMSP2-KN, terpampang di Kantor B2PJN-PPK 35 Kepulauan Nias, Jl. Supomo, Desa Mudik Kecamatan Gunungsitoli. 

Gunungsitoli, Kliksuara.com - Sejumlah Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Pemerhati Pembangunan Kepulauan Nias (AMSP2-KN) mendatangi Kantor PPK 3.5/B2PJN di Jalan Supomo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Jum’at (10/09/2021).

Kedatangan AMSP2-KN ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas lemahnya pengawasan beberapa proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Kantor Balai Besar Pengelola Jalan Nasional (B2PJN) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3,5 Kepulauan Nias.

Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, serta Sanitasi Jalan Nasional Ruas Kota Gunungsitoli menuju Teluk Dalam yang sumber anggarannya dari APBN T.A 2021 di nilai pekerjaannya sangat jauh dari kata layak.
Menurut AMSP2-KN, hal ini terjadi kemungkinan karena adanya kelalaian oknum Satker B2PJN-PPK 35 Kepulauan Nias dalam melakukan pengawasan pelaksanaan  pekerjaan dan pengawas administrasi.

 
AMSP2-KN berharap, adanya itikad baik Satker B2PJN-PPK 35 untuk melaksanakan tugasnya sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan. Hal ini berkaitan dengan keberlanjutan pemanfaatan pembangunan oleh masyarakat.

 
Ditempat terpisah, beberapa masyarakat berharap Kementerian PUPR di Jakarta dapat menindaklanjuti persoalan ini, agar uang rakyat tidak sia - sia dan pembangunan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. (BorrAll)

Posting Komentar

0 Komentar