Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

 border=

Ad Code

 border=

Kepala B2PJN Sumut Gelar Diskusi Dengan AMSP2-KP Terkait Laporan Pelaksanaan Pembangunan Jalan Nasional Di Pulau Nias.

Diskusi Bersama Kepala BP2JN Wilayah Sumut dengan AMSP2-Kepulauan Nias. Rabu (15/09/21) 

Gunungsitoli, Kliksuara.com - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Sumatera Utara Ir. Selamat Rasidin, M.Sc Bersama Tim melaksanakan monitoring di beberapa lokasi pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan nasional PPK 3.5 wilayah Gunungsitoli - Teluk Dalam, Rabu (15/09/21). 

Selain meninjau langsung progres pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan nasional tersebut, Kepala B2PJN Sumut Ir. Selamat Rasidin,M.SC bersama tim melakukan peninjauan pada lokasi pelaksanaan pekerjaan yang diduga bermasalah berdasarkan laporan Aliansi Masyarakat Sipil Pemerintah Pembangunan - Kepulauan Nias (AMSP2-KP). 

Usai melakukan peninjauan lapangan, Kepala B2PJN Sumut memfasilitasi pertemuan dengan AMSP2 Kepulauan Nias untuk mendengarkan langsung permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan nasional PPK 3.5 wilayah Gunungsitoli - Teluk Dalam. 

Diskusi dilaksanakan di Sekretariat perwakilan B2PJN di jalan supomo, No 26 Desa Mudik Kecamatan Gunungsitoli,Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. 

Dalam diskusi AMSP2 Kepulauan Nias menyampaikan apa yang menjadi dugaan permasalahan sesuai laporan yang telah dilayangkan beberapa waktu yang lalu, bahkan meminta Kepala B2PJN wilayah Sumut untuk kembali bersama-sama dengan Aliansi melihat langsung kondisi jalan Nasional maupun Jembatan dari Gunungsitoli sampai Nias Selatan. 

Selanjutnya, AMSP2 Kepulauan Nias meminta semua pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi untuk di bongkar dan setelah itu kembali dikerjakan sesuai kontrak sehingga pekerjaan tersebut bisa berkualitas dan bermutu. 

Terkait video pernyataan Firman Hutauruk bahwa sudah muak di Pulau Nias pada saat pertemuan sebelumnya, AMSP2 Kepulauan Nias minta kepada yang bersangkutan untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataan tersebut. 

Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala B2PJN wilayah Sumut mengucapkan terimakasih atas informasi yang telah disampaikan oleh AMSP2 Kepulauan Nias dan berjanji akan segera menindaklanjuti informasi tersebut. 

"Semua informasi ini akan kita tampung dan akan segera kita tindaklanjuti. apabila ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, kita bongkar dan akan dikerjakan ulang"

Kepala B2PJN sumatera Utara menyampaikan bahwa pihaknya komitmen untuk membangun wilayah Kepulauan Nias dan untuk jawaban terkait surat pernyataan sikap yang disampaikan oleh rekan-rekan Aliansi, kita akan balas hari Senin depan, sedangkan untuk melakukan monitoring bersama dengan rekan-rekan, kita akan segera atur waktunya." ungkapnya. 

Ditempat yang sama PPK-3.5 wilayah kerja Kepulauan Nias Firman Hutauruk menjelaskan bahwa dirinya tidak ada niat untuk menghina atau menyinggung  masyarakat Nias terkait pernyataannya didalam video yang tersebar di Media Sosial tersebut. 

"Secara pribadi saya tidak ada niat untuk menghina masyarakat Nias di dalam pernyataan saya didalam video tersebut, itu konteksnya karena saya sudah 3 Tahun jauh dari keluarga bukan karena saya ditugaskan di Nias." ucapnya. 

Firman menjelaskan, penyataan tersebut disampaikan karena terbawa suasana yang mulai mencair dan bercanda, sehingga ketika menanggapi pernyataan salah seorang perwakilan aliansi yang meminta PPK 35 Kepulauan Nias untuk mengundurkan diri. Firman menanggapinya juga dengan bercanda. 

"Saat itu suasana sudah mulai mencair makanya saya menganggap sudah bisa berseloroh dan bercanda ketika menanggapi permintaan bapak Zai agar saya mengundurkan diri, namun saya tidak menduga kalau video pernyataan dibuat menjadi pegangan teman-teman aliansi dan menguploadnya di media sosial. Walaupun demikian, pada kesempatan ini, saya secara pribadi mencabut pernyataan saya kemarin dan dengan hormat memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Nias apabila tersinggung dengan pernyataan saya tersebut serta berharap saya bisa di maafkan" ungkap Firman Hutauruk. (BorrAll) 

Posting Komentar

0 Komentar